Minggu, 13 Maret 2011

LONTONG BALAP KHAS SURABAYA

Diposting oleh mirna eyka chie libra

Lontong balap adalah makanan khas daerah Jawa Timur yang merupakan kuliner khas kota Surabaya. Makanan ini bila dilihat sepintas lebih didominasi oleh kecambah (tauge).

Menurut cerita dahulu nama lontong balap disebabkan karena makanan ini masih dijual dalam gentong besar yang berat dan dipikul ke seluruh kota. Gentong besar yang berat ini menyebabkan para penjual lontong balap ini sambil memikulnya, namun harus berjalan cepat-cepat, hal ini menimbulkan kesan sedang berpacu (dalam bahasa Jawa = balapan).

Pada masa sekarang lontong balap lebih sering dijual menggunakan gerobak dorong, namun meski demikian nama lontong balap tetap tidak berubah.

Di dalam satu porsi lontong balap, Anda akan menemukan lontong, kecambah, tahu goreng, lentho, kecap, bawang goreng serta sambal petis.
Lentho sendiri semacam perkedel yang dibuat dari singkong dan kacang tolo. Semua perpaduan itu diguyur dengan kuah gurih bercitarasa bawang putih. Tak lupa ditaburi bawang goreng.

Agar rasanya semakin mantap Anda bisa menambahkan sambal petis khas Jawa Timur. Rasa pedas dari petis selain menambah nafsu makan, juga akan memperkaya lidah Anda dengan citarasa pedas-manis. Jangan lupa menambahkan sate kerang sebagai pelengkap

Karena lontong balap merupakan makanan khas Surabaya, Anda dapat dengan mudah menemukannya di berbagai penjuru Kota Surabaya. Meski begitu, makanan ini juga bisa dijumpai di sekitar kota Surabaya, seperti Gresik, Sidoarjo hingga Lamongan.

Khusus di Surabaya, kawasan Kranggan merupakan rekomendasi utama, sebab di lokasi ini ada beberapa pasang penjual lontong balap dan es degan yang berjualan berderet-deret.

Namun penjual Lontong Balap yang cukup terkenal di Surabaya adalah “Lontong Balap Garuda Pak Gendut”. Konon, tempat ini memiliki banyak pelanggan setia dari berbagai kalangan, termasuk para artis asal Surabaya, seperti Ahmad Dhani dan Andra Dewa.

Tempat lontong balap Pak Gendut berada di Jalan Kranggan, dekat ex Bioskop Garuda, masuknya dari jalan di samping BG Junction. (tapi jangan salah pilih, di sana ada banyak warung lain yang mengaku Lontong Balap Garuda juga), namun yang pasti semuanya enak.

Masalah harga tidak perlu diragukan, cukup murah dan terjangkau oleh semua golongan ekonomi.

Di antara gempuran makanan budaya barat seperti fried chicken, pizza dan makanan olahan lainnya, terbukti lontong balap Garuda tetap bisa bertahan sampai sekarang. Ini menunjukkan bahwa lontong balap merupakan salah satu aset budaya kuliner masyarakat Surabaya dan Jawa Timur yang telah melekat erat, tidak tergoyahkan oleh perubahan jaman.

So...jangan merasa tahu kota Surabaya, bila belum pernah mampir ke Lontong balap Garuda. Selamat mencoba!.

0 komentar:

Posting Komentar

Fruity Watermelon Heart